Ragam hias pucuk rebung pada tapis lampung
Tapis lampung yang sangat dikenal adalah tapis pucuk rebung, dimana tapis ini kebanyakan yang dikerjakan oleh para pengrajin sekarang.
Banyak para pengrajin tapis yang tidak mengetahui makna dari tapis pucuk rebung, hal itu dikarenakan kurangnya pengetahuan mereka.selain itu membuat tapis pucuk rebung lebih mudah dalam proses penyulamannya.
Hampir di seluruh wilayah lampung yang beradat pepadun, tapis pucuk rebung akan kita temukan.karena tapis ini merupakan tapis umum yang siapa saja boleh memakainya, tidak seperti jenis tapis lainnya.
Tapis pucuk rebung banyak dipakai untuk upacara adat ngarak/ngehepak dalam prosesi perkawinan adat lampung pepadun.juga bisa digunakan untuk menari cangget.
Tapis pucuk rebung memiliki berbagai motip, antara lain pucuk rebung sasab, pucuk rebung laut linau,pucuk rebung tajuk ayun, pucuk rebung cecap wajik,dan pucuk rebung gunung lampu.motip-motip ini membuat variatip tapis pucuk rebung itu sendiri.tetapi sebagai ciri khas tapis motip pucuk rebung terletak dari motip tumpalnya.
Tapis pucuk rebung akan terus dibuat, karena selain masyarakat adat lampung itu sendiri masih memakainya dalam perhelatan adat, juga masyarakat Indonesia pecinta tenun daerah, menyukai motip ini.
Bandarlampung, 4 maret 1966
Raswan
RAWAN TAPIS
Wednesday, March 4, 2015
Tuesday, November 11, 2014
TAPIS LAMPUNG MASA AWAL DAN PERKEMBANGANNYA
Ketika masa sebelu, agama hindu, budha, islam masuk ke lampung, di lampung sudah memiliki pertenunan dengan sistem kait dan kunci.hal ini terlihat dari peninggalan nenek moyanf orang lampung yaitu kain tenun pelepai, inuh, pelako, dan inuh cucuk andak.
Pada saat agama hindu -budha memasuki lampung , kebudayaan menenun dan menyulam tapis mengalami perkembangan yang cukup signifikan dimana motip-motip pada kain tapis mengalami perkembangan dalam hal bentuk gambar pada sulam tapis
Ketika masa sebelu, agama hindu, budha, islam masuk ke lampung, di lampung sudah memiliki pertenunan dengan sistem kait dan kunci.hal ini terlihat dari peninggalan nenek moyanf orang lampung yaitu kain tenun pelepai, inuh, pelako, dan inuh cucuk andak.
Pada saat agama hindu -budha memasuki lampung , kebudayaan menenun dan menyulam tapis mengalami perkembangan yang cukup signifikan dimana motip-motip pada kain tapis mengalami perkembangan dalam hal bentuk gambar pada sulam tapis
Monday, October 13, 2014
Subscribe to:
Posts (Atom)
%2B-%2BCopy.jpg)
%2B-%2BCopy.jpg)
%2B-%2BCopy.jpg)
%2B-%2BCopy.jpg)
.jpg)
%2B-%2BCopy.jpg)